Sebuah Blog Yang Tercipta Untuk Memberikan Informasi Mengenai Lirik Lagu Metal, Dan Lain-Lain....

Jumat, 09 Maret 2012

lyrics auticed

Auticed - Jala Hitam Kesatria

Panas jiwa yang terkoyak dalam batin hina terkesima menderita dan sengsara hancur dan mendendam..

problema dunia dengar tiada yang pasti
manusia curang tersenyum bersilat lidah meracuni otak terseret arus dusta
dengan menggugat lelaki mencari jati diri
bias harapan menusuk obsesiku
kata mati yang akan membusuk dalam dada
pengorbanan itu akan menjadi dosa
semakin dalam dan tenggelam tiada ruang
lihat kebelakang dengan memutar waktu
coba dengar teman kita sedang berbisik
dendam hanya akan membawa sengsara..

hidup hilang imajinasi menari dalam keserakahan
panas jiwa menjadi dosa semakin dalam batin terhina
aku kesatria hancur mendendam
menghantam gerbang surga firdaus
lihat cakrawala dengan batas aksara
dengan pribadiku sedang mengejar bintang
satu semesta dunia mampu melumat
semakin dalam dan tenggelam tiada ruang
terbias harapan menusuk obsesiku
pengorbanan itu akan menjadi dosa
kata mati yang akan membusuk dalam dada
hanya omong kosong belaka

aku kesatria putra nirwana
fatamorgana surga firdaus

angan terbenam
dan tersabut kabut
terhalang oleh
raga yang hilang
merangkul hawa
kemana akan pergi
terpendam rasa
dan teraniyaya
jala hitamku
inilah cakrawala
pujangga berlomba
semakin menggila
dengan berlari
kujelang dahaga
mencoba bangkit
dengan bertatih

problema dunia dengar tiada yang pasti
manusia curang tersenyum bersilat lidah
meracuni otak terseret arus dusta
dengan menggugat lelaki

menjadi kesatria

Auticed - Bidadari Mucikari

gelisah diri
terhimpit asa
tersesat aral
tiada arah
bertahan hidup dalam derita
derap masa lalu
telah berakhir
jejakan diri
pada lelaki
berikan godaan
bunga perawan
liang senggama
jadi sasaran
jamuan nafsu
seorang pria

genggam wujudnya
dengan melacur
termanja rasa
terjual paksa
darah vagina
menetes suci
yang dinikmati
dan menikmati

kau bidadari
menjual diri
yang terobsesi
nafsu birahi

gelisah diri
terhimpit asa
tersesat aral
sang bidadari
terbuai mimpi
terikat janji
pada mucikari
jejakan diri
pada lelaki
berikan godaan
selaput dara
liang senggama
jadi sasaran
seorang pria

kau bidadari
menjual diri
yang terobsesi
nafsu birahi

dengan melacur
termanja rasa
terjual paksa
darah vagina
perih mendesah
mendesak tangis

kau bidadari
menjual diri
yang terobsesi
nafsu birahi